Sapu Terbang

Bismillah..

Sapu terbang.

Pernah dengar istilah ini? Kalau dulu pernah nonton film hari poter pastinya tahu tentang sapu terbang. Begitu juga kalau pernah melihat kartun-kartun tentang nenek-nenek tua yang hampir mati tapi masih saja bisa-bisanya belum pension jadi penyihir, tentu tahu juga. Intinya adalah, seseorang yang naik sapu lalu dia bisa pergi kemanapun yang dia mau dengan sapu itu. Nah, pernahkah kita bertanya, dari mana asal “legenda” itu muncul? Apkah itu dibuat-buat atau nyata??

Jawabannya, itu nyata! Jadi memang benar ada orang yang bisa terbang ke mana-mana menggunakan sapu. Coba lihat keterangan yang dibawakan syaikh utsaimin di kitabnya “Al-Qoulul mufiid”.

8. كثرة الجن; لأنهم يترادفون إلى السماء، ومعنى ذلك أنهم كثيرون جدا، وأجسامهم خفيفة يطيرون طيرانا.

8. banyaknya jin, karena mereka saling memikul satu sama lain dari bumi hingga ke langit. Itu menunjukkan bahwa mereka sangatlah banyak. Jasad mereka tersembunyi (tidak terlihat) dan mereka benar-benar terbang (bukan kiasan)

وذكر ذلك عنهم شيخ الإسلام ابن تيمية في السحرة الذين يستخدمون الجن وتطير بهم : أنهم يصبحون يوم عرفة في بلادهم ويقفون مع الناس في عرفة، وهذا ممكن الآن في الطائرات، لكن في ذلك الوقت ليس هناك طائرات

Syaikhul Islam Ibnu taimiyyah pun menyebutkan tentang penyihir-penyihir di zaman beliau, yang mereka itu memelihara jin dan terbang bersama jin itu , bahwasanya mereka (para penyihir), di hari arafah, ketika pagi mereka bersama dengan orang-orang di negerinya[1], namun ketika waktu wuquf, merekapun ikut wuquf bersama orang-orang di arafah. Hal itu memungkinkan di zaman sekarang, karena sudah adanya teknologi pesawat terbang. Tapi di zaman beliau, tidak ada pesawat terbang, sehingga orang menganggap itu ajaib.

فتحملهم الشياطين، ويجعلون للناس المكانس التي تكنس بها البيوت، ويقول: أنا أركب المكنسة وأطير بها إلى مكة، فيفعلون هذا

Padahal sebenarnya mereka itu digendong oleh syaithan. Dan mereka menjadikan sapu di rumah mereka yang biasa digunakan untuk menyapu sebagai alat yang mengesankan seolah-olah mereka benar-benar terbang. Lantas penyihir itu berkata,”Aku mengendarai sapu ini untuk bisa terbang ke mekkah.” Maka orang-orang pun melakukan seperti itu

وشيخ الإسلام يقول: إن هؤلاء كذبة ومستخدمون للشياطين، ويسيئون حتى من الناحية العملية; لأنهم يمرون الميقات ولا يحرمون منه

Dan syaikhul islam pun mengatakan,”Sesungguhnya hal itu adalah kedustaan. Sungguh mereka itu sebenarnya memelihara jin. Dan keadaan mereka pun rusak, hingga dari sisi amal ibadah hajinya. Karena ketika mereka mengendarai sapu itu, mereka melewati miqot dan tidak ihram dari sana.”

                Berikut tadi nukilan dari Syaikh Utsaimin rahimahullah tentang keadaan sapu terbang yang sudah ada sejak zaman Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah hidup, pada abad ke 7 hijriyah. Dan di sana pun ada bantahan terhadap orang yang mengatakan bahwa jika orang memiliki karomah berarti dia orang shalih. Padahal, jika kita menjadikan tolak ukur keshalihan dari seseorang lewat karomahnya, maka sudah sepantasnyalah yang pertama kali mendapat karomah adalah abu bakar, umar, utsman, dan ‘ali bin abi thalib radhiyallahu ‘anhum. Tapi, buktinya tidak ada kisah yang menceritakan karomah mereka, padahal merekalah seutama-seutama manusia setelah nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam.

Sekian faedah yang saya dapat. Semoga Allah menjadikan tulisan ini bermanfaat bagi pembaca dan juga bagi saya sendiri. Wallahu waliyyut taufiiq

Diselesaikan di Jl. Jurang, Bandung (kontrakan) pada pukul 06.45 AM.

Sumber :

Al Qoulul Mufiid ‘alaa kitaabit tauhid jilid 1,  Syaikh Utsaimin .

-Kajian aqidah bersama Ustadz Abu Haidar hafizhahullah tiap jum’at sore di masjid Al-Furqon jalan jurang, bandung.


[1] Karena Syaikhul Islam banyak menulis buku di penjara, maka kemungkinan besar beliau menceritakan kisah tentang orang-orang di negeri damaskus (Syria) atau iskandariah (kairo) yang berjarak kurang lebih 1250 km dari mekkah. Barangkali seperti jarak Surabaya-Jakarta, yang bisa ditempuh oleh pesawat dengan waktu kurang lebih 1 jam.

Advertisements

Silahkan Berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s