Keterangan Gambar :
-Kitab pertama yang harus dihafal adalah al Qur’an
-Yang berhuruf merah itu yang urgent.
-Bahasa arab ditebali karena rata-rata kitab itu berbahasa arab, jadi sebaiknya kita belajar bahasa arab dahulu
-Penulis kitab sengaja tidak ditulis karena akan memperpanjang tulisan. Namun pembaca boleh bertanya jika ingin mengetahuinya
-Kitab-kitab yang tertulis di sana hanyalah rangkuman dari beberapa sumber. Selebihnya sebenarnya masih banyak kitab penting yang tidak tertulis demi menghemat space
Akhirnya, inilah kitab-kitab yang direkomendasikan oleh para ulama’ untuk seorang penuntut ilmu..
Mungkin ada yang berkata, banyak sekali, bagaimana kita bisa mempelajarinya?
Yang jadi renungan adalah, bahwa kita dalam ilmu dunia begitu bersemangat, kenapa tidak untuk ilmu akhirat??
Tentunya bagi kita mungkin sebagian merasa mustahil mampu mempelajari seluruh kitab itu..
Baiklah, paling tidak ambillah Al Qur’an dan kitab tentang Tauhid yang itu adalah masalah yang sangat penting, sudahkah kita mempelajarinya barang sedikit saja? Atau meluangkan waktu untuknya??
Dan poin pentingnya adalah, bahwa perjalanan keilmuan sangatlah panjang.. Bukan perkara mudah berbicara masalah agama. Maka kata-kata yang bagus untuk teman-teman penuntut ilmu dan penulis sendiri adalah, janganlah berhenti menuntut ilmu dan janganlah malas. Janganlah kita merasa menjadi ulama’ hanya karena bisa menukil satu dua hadits, atau karena sudah menghafal Qur’an.. sesungguhnya jalan itu sangat panjang dan jauh..
Dan ini ada sedikit tips untuk penulis dan penuntut ilmu yang lain, yang saya nukilkan dari perkataan Syaikh Utsaimin rahimahullah di kitabnya “Kitabul ‘Ilmi”, yakni ringkasnya,
“Carilah guru untuk membantu proses belajarmu. Karena dengan belajar bersama ustadz/syaikh, maka akan lebih banyak faedah yang didapat dan akan lebih cepat dalam belajar daripada membaca sendiri”
Lantas, bagaimana cara mencari guru yang benar??
Alhamdulillah majelis ilmu telah bertebaran, dan sangat banyak majelis ilmu yang membahas kitab-kitab yang penulis tulis di atas.. Jika kebetulan berdomisili di bandung dan sedang kuliah di ITB, maka ada kajian-kajian ilmiyah yang membahas kitab-kitab yang penulis tulis.. (http://salafti.files.wordpress.com/2011/11/314520_2258087291370_1224007662_32072887_2001141018_n.jpg)
Jika tidak sempat, maka Alhamdulillah zaman telah canggih. Sekarang banyak sekali radio streaming di internet yang bisa didengarkan, semisal radio Rodja atau radio Hang FM, dan yang lainnya. Kita bisa mendengar penjelasan-penjelasan dari ustadz dan juga terkadang masyaikh dari sana. Jika tidak sempat mendengar di radio, maka kita bisa download kajian-kajian yang telah disampaikan melalui link berikut ( http://www.Kajian.net)
Jika masih tidak sempat lagi, maka tanyakan kepada diri kita sendiri, apakah kita telah bosan mendapat rahmat dari Allah dan dimudahkan untuk ke surga? (lihat di sini http://ustadzmuslim.com/ilmu-dan-keutamaannya/)
Semoga Allah memberikan kemudahan bagi penulis dan pembaca dan umat muslim sedunia untuk menuntut ilmu dan memberikan keistiqomahan berada di jalanNya..
Wallahu A’lam
Sumber :
-Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin.2010.Panduan Lengkap menuntut ilmu(Kitabul ‘Ilmi). Bogor : Pustaka Ibnu Katsir.
-Abu Zaid, Bakr bin Abdullah. 1415 H.Hilyatut Thalibil ‘Ilmi. Riyadh : Daarul ‘Aashimah
-http://alashree.wordpress.com/2011/11/01/ngaji-vs-ngurus-fitnah
NB: Penulis mengajak pembaca agar sebelum memulai perjalanan menuntut ilmu agar membaca kitab-kitab seperti Kitabul ‘Ilmi yang ditulis oleh Syaikh Muhammad bin Shalih al ‘Utsaimin rahimahullah, atau Hilyatu Thaalibil ‘Ilmi oleh Syaikh Bakr bin Abdullah Abu Zaid. Semoga dimudahkan.

